Bagaimana Bung Karno memandang Islam? Apa hubungan antara Islam, nasionalisme, demokrasi, dan perjuangan melawan imperialisme? Islam di Mata Sukarno menghadirkan jawaban langsung dari Sang Proklamator melalui kumpulan pidato-pidato penting yang memperlihatkan kedalaman pemikiran, keluasan wawasan, dan semangat pembebasan yang menjadi ciri khasnya.
Buku ini memuat pidato-pidato bersejarah tentang negara nasional dan cita-cita Islam, hubungan agama dan ilmu pengetahuan, semangat kebangkitan umat Islam, toleransi beragama, hingga Islam sebagai agama yang mendorong tindakan nyata untuk membangun masyarakat yang adil dan berkeadaban. Di dalamnya, Bung Karno menegaskan bahwa Islam bukan sekadar agama ritual, melainkan sumber inspirasi bagi perjuangan kemanusiaan, persatuan bangsa, dan perlawanan terhadap kolonialisme serta neokolonialisme.
Lebih dari sekadar dokumentasi sejarah, buku ini menjadi jendela untuk memahami bagaimana Bung Karno merumuskan hubungan antara Islam dan Pancasila, agama dan negara, serta nasionalisme dan kemerdekaan. Gagasan-gagasannya tetap relevan bagi Indonesia hari ini, ketika dialog tentang kebangsaan, demokrasi, dan kehidupan beragama terus menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.
Cocok untuk mahasiswa, akademisi, aktivis, santri, pemerhati sejarah, dan siapa pun yang ingin mengenal pemikiran Bung Karno tentang Islam langsung dari pidato-pidatonya sendiri—utuh, jernih, dan tetap relevan lintas zaman




Gagasan tidak boleh dibiarkan tinggal di kepala. Ia harus dipelihara, dirawat, dan disebarluaskan, menerbitkan karya-karya yang berpihak kepada rakyat, menyuarakan sejarah alternatif, dan menyalakan api pembebasan.
Jl. Tanjung Pasir No 32, Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang
Ulasan
Belum ada ulasan.