Deskripsi
Penulis: Richard Robison & Vedi R. Hadiz
Penerjemah: Keenan Nasution
Kata Pengantar: Robertus Robert
480 halaman
Mengapa Reformasi 1998 tidak serta-merta mengakhiri kekuasaan oligarki di Indonesia? Bagaimana kelompok-kelompok elite mampu bertahan, beradaptasi, bahkan memperkuat pengaruhnya di tengah demokratisasi dan liberalisasi ekonomi?
Dalam Reorganisasi Kekuasaan di Indonesia: Politik Oligarki di Era Pasar, Richard Robison dan Vedi R. Hadiz menawarkan salah satu analisis paling berpengaruh mengenai transformasi politik Indonesia pasca-Orde Baru. Dengan pendekatan ekonomi-politik, keduanya menunjukkan bahwa kejatuhan Soeharto bukanlah akhir dari oligarki, melainkan awal dari proses reorganisasi kekuasaan di mana jaringan bisnis-politik lama menyesuaikan diri dengan tatanan demokrasi dan ekonomi pasar.
Buku ini menjelaskan bagaimana krisis ekonomi, desentralisasi, demokratisasi, dan globalisasi tidak secara otomatis melahirkan pemerintahan yang lebih adil atau demokratis. Sebaliknya, perubahan tersebut membuka arena baru bagi elite politik dan ekonomi untuk mempertahankan serta memperluas pengaruh mereka melalui institusi negara, partai politik, dan mekanisme pasar.
Lebih dari sekadar kajian tentang Indonesia, buku ini juga menawarkan kerangka teoritis yang penting untuk memahami hubungan antara kapitalisme, negara, demokrasi, dan oligarki di negara-negara berkembang. Karena itu, karya ini telah menjadi salah satu rujukan utama dalam studi politik Indonesia dan Asia Tenggara.
Rp150.000
Penulis: Richard Robison & Vedi R. Hadiz
Penerjemah: Keenan Nasution
Kata Pengantar: Robertus Robert
480 halaman
Gagasan tidak boleh dibiarkan tinggal di kepala. Ia harus dipelihara, dirawat, dan disebarluaskan, menerbitkan karya-karya yang berpihak kepada rakyat, menyuarakan sejarah alternatif, dan menyalakan api pembebasan.
Jl. Tanjung Pasir No 32, Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang
Ulasan
Belum ada ulasan.