Kehancuran Palestina adalah Kehancuran Bumi
Andreas Malm
Genosida di Gaza dan krisis iklim bukanlah dua tragedi yang berdiri sendiri. Keduanya lahir dari logika yang sama: kolonialisme, imperialisme, dan kapitalisme fosil yang tak mengenal batas.
Dalam buku ini, Andreas Malm menelusuri hubungan historis antara penghancuran Palestina dan penghancuran bumi. Dengan membawa pembaca hampir dua abad ke belakang, Malm mengungkap bagaimana ekspansi Imperium Inggris pada 1840, penggunaan teknologi perang berbahan bakar fosil, dan kepentingan ekonomi kapitalisme global membentuk sejarah panjang dominasi imperialisme di Timur Tengah.
Malm menunjukkan bahwa kehancuran Palestina tidak dapat dipahami semata-mata sebagai konflik teritorial atau persoalan geopolitik. Di baliknya terdapat kepentingan ekonomi-politik global yang berkaitan erat dengan penguasaan sumber daya, terutama minyak dan energi fosil. Dari ekspansi Imperium Inggris hingga dominasi Amerika Serikat, Palestina menjadi bagian dari sejarah panjang kapitalisme ekstraktif yang terus memperluas kekuasaannya.
Melalui analisis historis dan kritik politik yang tajam, buku ini memperlihatkan bagaimana teknologi militer modern, industri bahan bakar fosil, dan kekuatan imperium saling menopang dalam menciptakan kehancuran. Perjuangan pembebasan Palestina, dengan demikian, tidak dapat dipisahkan dari perjuangan melawan sistem ekonomi-politik yang juga sedang menghancurkan planet ini.
Sebuah karya penting untuk memahami keterkaitan antara perjuangan Palestina, imperialisme global, kapitalisme fosil, dan krisis ekologis kontemporer.
Ulasan
Belum ada ulasan.