Dari kata ke aksi: Membaca untuk membela

Teluk Naga

Manusia Bebas

Category

Apa harga yang harus dibayar demi sebuah idealisme di zaman penjajahan?

Di bawah teror pemerintah kolonial Hindia Belanda, Sulastri dan Sudarmo menolak untuk tunduk. Menjadi guru di sekolah swasta kebangsaan berarti siap hidup dalam himpitan ekonomi, ancaman penjara, dan tekanan psikologis tanpa henti. Di tengah pusaran konflik dan gelora pergerakan nasional, bahtera rumah tangga mereka justru berdiri makin kokoh—menjadi benteng terakhir bagi cinta dan kesetiaan sejati.

Novel Manusia Bebas adalah karya monumental Suwarsih Djojopuspito yang diterjemahkan dari versi asli dalam Bahasa Belanda berjudul Buiten het gareel. Lewat penuturan yang jujur dan intim, buku ini melempar pembaca ke dalam sesaknya atmosfer kolonial, menyusuri keteguhan jiwa, dan menyaksikan perjuangan nyata sepasang pejuang pendidikan yang tak sudi diperhamba.

Share

Deskripsi

Penulis: Suwarsih Djojopuspito

Editor: Ayu Alfiah Jonas

Tata Letak: Arif Hidayat

Sampul: Katalika Project

Size Buku: 14×21

Cetakan: Pertama, Oktober 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Manusia Bebas”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *